Eko Cs Bebas Edarkan Sabu di Serapuh, Polisi Tutup Mata.
Gosiar.com/Pematangsiantar – Peredaran Narkoba jenis sabu-sabu di Kabupaten Simalungun kian merajalela. Para bandar bebas mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu tanpa rasa takut.
Mirisnya, para bandar narkoba tersebut menjual secara terang terangan, seolah telah mendapatkan restu dari Pihak satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun.
Seperti halnya yang terjadi di Desa Serapuh Huta II, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun yang dilakoni oleh Eko Cs, yang secara terang terangan mengedarkan narkoba

Tak main main, dalam sepekan Eko mampu menjual setengah kilo narkoba jenis sabu-sabu. Angka yang cukup mencengangkan.
Sayangnya, pihak Kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Simalungun cuma diam menyaksikan kebrutalan Eko Cs dalam mengedarkan narkoba tersebut.
Hal itu terungkap dari salah satu warga sekitar, sebut saja Sizuka (Nama Samaran) yang mulai gerah dengan aktifitas yang di lakukan kelompok Eko Cs.
“Bebas kali Eko dan kawan-kawannya itu jual narkoba disini, seperti tidak ada yang ditakutinya. Putarannya saja dalam seminggu sudah setengah kilo,” ungkap Sizuka, Senin (13/04/2026).
Dengan melihat bebasnya kelompok Eko Cs dalam mengedarkan narkoba, Sizuka menduga Eko telah menyuap Aparat Kepolisian agar pura pura tidak melihat kegiatan mereka.
“Saya rasa dia (Eko) sudah membayar Polisi untuk pura-pura tidak melihat. Karena setiap polisi operasi kesini Eko Pasti tutup duluan. Seperti ada yang memberi kabar kalau polisi mau datang menggerebek” katanya.
Sizuka berharap, Aparat Penegak Hukum, baik dari Kepolisian, TNI, maupun BNN segera menangkap kelompok jaringan narkoba Eko Cs.
“Saya sangat berharap para Aparat Penegak Hukum segera menangkap Eko. Biar jangan sombong kali jadi orang. Banyak warga sini yang tidak suka dengan kesombongannya sekarang, mentang mentang sudah kaya” ucap Sizuka yang merasa sedikit kesal dengan kesombongan Eko.
Terpisah, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, AKP Charles Hartono Nababan, SH yang dikonfirmasi mengatakan akan segera melakukan Lidik ke lokasi.
“Terimakasih Infonya, akan kami Lidik dan tindak tegas,” jawabnya melalui pesan media whatsapp.
Sampai berita ini tiba di meja redaksi, belum diketahui hasil penyelidikan dari pihak Kepolisian. (Tim)

